Undip Global Classroom Hadirkan Akademisi Universiti Teknologi Malaysia untuk Berbagi Wawasan tentang Karakterisasi Nanomaterial

Karakterisasi nanomaterial dibahas akademisi Universiti Teknologi Malaysia di kuliah internasional Undip. Simak teknik SEM, TEM, XRD, FTIR, dan UV-Vis.

Karakterisasi nanomaterial adalah proses mempelajari sifat fisik, kimia, optik, dan struktur material berukuran nano setelah disintesis. Topik ini dibahas dalam kuliah internasional Undip Global Classroom pada Kamis, 3 September 2026, bersama Dr Muhammad Firdaus bin Omar dari Universiti Teknologi Malaysia.

Kuliah Internasional Karakterisasi Nanomaterial di Undip

Undip Global Classroom, atau UGC, adalah upaya Universitas Diponegoro mendorong internasionalisasi pendidikan dengan menghadirkan akademisi dari perguruan tinggi luar negeri. Pada sesi ini, Dr Firdaus membawakan materi berjudul “Nanomaterial Characterization Techniques”. Kegiatan tersebut memperluas wawasan mahasiswa tentang ilmu dan teknologi material, khususnya penelitian material berukuran nano.

Apa Itu Karakterisasi Nanomaterial dan Mengapa Penting

Dr Firdaus menjelaskan bahwa karakterisasi diperlukan untuk memahami nanomaterial yang sudah disintesis. Sifat fisik, kimia, optik, dan struktural nanomaterial dapat berbeda dari material berukuran lebih besar. Informasi dari proses ini membantu peneliti menilai apakah material sesuai dengan tujuan penelitian dan aplikasi yang dikembangkan.

Teknik Mikroskopi, XRD, dan Spektroskopi

Materi mencakup beragam metode analisis. Teknik mikroskopi, yaitu scanning electron microscopy (SEM) dan transmission electron microscopy (TEM), dapat mengamati morfologi, ukuran, dan distribusi partikel. Adapun X-ray diffraction (XRD) menganalisis struktur kristal dan fase material.

Teknik spektroskopi juga dibahas. Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR) mempelajari gugus fungsi, sedangkan UV-Visible spectroscopy (UV-Vis) mempelajari karakteristik absorpsi optik. Pemilihan metode perlu disesuaikan dengan jenis nanomaterial, informasi yang ingin diperoleh, dan kebutuhan penelitian. Memakai beberapa teknik secara komplementer memberi pemahaman yang lebih menyeluruh.

Manfaat bagi Mahasiswa dan Peneliti Undip

Pemahaman teknik ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa dan peneliti untuk menghubungkan proses sintesis dengan sifat material yang dihasilkan. Data yang tepat mendukung interpretasi hasil riset, evaluasi kualitas material, dan pengembangan nanomaterial untuk berbagai aplikasi sains dan teknologi.

Kehadiran akademisi Universiti Teknologi Malaysia juga membuka perspektif internasional dan menjadi ruang pertukaran pengetahuan dengan sivitas akademika Undip. Melalui UGC, Undip berharap kegiatan ini meningkatkan kompetensi akademik, memperkuat budaya riset, dan membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi di berbagai negara.

Sumber: kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro. Penjelasan program tersedia dalam panduan Undip Global Classroom, dan profil kampus mitra ada di situs Universiti Teknologi Malaysia.